Ketika Menjadi Bridesmaids

Menjadi seorang bridesmaids saat ini merupakan profesi yang cukup menyenangkan untuk dilakukan terutama bagi anda yang masih lajang. Karena hal ini menandakan bahwa teman – teman anda menganggap anda adalah seseorang yang istimewa dan mereka ingin anda hadir dan turut serta dalam acara – acara yang paling penting dalam hidup mereka seperti halnya anda mengundang mereka untuk menjadi seorang bridesmaids.

Meskipun sekilas pandang profesi ini masih jarang dilakoni dan disukai oleh remaja laki – laki maupun kelompok remaja putri, tetap saja akan terlihat menarik hanya saja anda harus mengeluarkan banyak biaya ketika memutuskan untuk dipilih menjadi seorang bridesmaids. Tak jarang kelompok ini sering mengeluhkan kondisi ini kepada pihak penyelenggara acara pernikahan.

Jika anda tetap berminat untuk menjadi seorang bridesmaids, maka melalui artikel kami kali ini akan membantu memberikan 5 cara berhemat yang bisa anda perhatikan dan terapkan ketika menjadi seorang bridesmaids.

Go easy on makeup and hair

Remaja putri / kelompok laki – laki bujangan yang senang menjadi seorang bridesmaids sekarang ini lebih banyak yang memilih untuk fokus menggunakan jasa makeup artist guna mendandani wajah mereka pada hari H. Makeup artist dianggap mampu menyulap wajah – wajah mereka yang biasa menjadi tampil begitu memukau dengan polesan warna – warna lembut dan pilihan sesuai dengan tema pesta pernikahan yang sedang digelar. Namun jika kondisi ini membutuhkan biaya yang terlalu mahal sehingga menjadi kendala bagi anda yang masih sekolah / kuliah maka anda harus berpikir dua kali buat mencoba profesi ini.

Pertama, get a group discount ! Ajaklah beberapa teman – teman anda sesama bridesmaids untuk mencari makeup artist yang menyediakan fasilitas diskon untuk group besar. Hal kedua, do your own    makeup and     hair.  Watch youtube, it’s   actually not  that hard to  do  simple  makeup (remember, simple),  if you have practiced few times before.

Sell your preloved bridesmaids dress

Sangat penting sekali untuk memeriksa isi lemari setiap tahun untuk kegiatan up – date koleksi busana anda pada tahun – tahun sebelumnya. Selanjutnya jangan biarkan lemari anda dipenuhi oleh dress bridesmaids yang kemungkinan besar hanya berfungsi sekali pakai saja dalam sebuah acara pesta kawinan, anda bisa menjualnya kembali dengan membuka gerai booth di garage sale yang akhir – akhir ini mulai marak tersedia di kota – kota besar Indonesia.

DIY bridal shower decoration

Apabila anda sedang tidak memiliki budget lebih untuk menyewa party planner, maka mulailah mencoba untuk membuat DIY bridal shower decoration sendiri. Tehnik pengaplikasiannya tidak susah apalagi sekarang kamu bisa mencontoh dan melihat tutorialnya di Youtube ataupun website craft lainnya ! Di samping itu membuat dekorasi bersama bisa menjadi kegiatan kecil yang cukup menyenangkan dan membuat kamu menjadi nymana dan lebih dekat dengan bridesmaids lainnya.

Be creative in giving the gifts

Langkah selanjutnya yang bisa anda perhatikan adalah menentukan budget untuk menyiapkan sebuah hadiah yang bisa anda lakukan sedini mungkin karena anda harus lebih tahu tentang berapa jumlah uang yang perlu dikeluarkan untuk mendapatkan hadiah yang tepat. Agar bisa menekan budget, anda seharusnya mengajak beberapa teman untuk patungan membeli hadiah pernikahan yang menarik, dimana semakin banyak anda mengajak teman yang akan ikut patungan, maka diharapkan semakin bagus hadiah pernikahan yang bisa anda berikan. Istilah populernya adalah win – win solution, di samping itu anda juga bisa memberikan hadiah yang dikreasikan sendiri. You know, never underestimate the power of a personal gift ! It may mean a lot more than a gift you get from a department store !

Save on the bridal lunch or dinner

Bridal shower adalah salah satu kegiatan yang cukup banyak membutuhkan biaya sehingga anda menjadi benar – benar tampil cantik / rupawan sebagai seorang bridesmaid. Acara ini umumnya diadakan di restoran – restoran yang fancy dan menghire jasa party planner untuk sekaligus menyediakan fasilitas mendekorasi ruang. Jika anda kurang banyak mempunyai budget untuk menggelar acara bridal shower, why don’t you make a nice bridal dinner at home instead ? Nah, meskipun tampak sederhana, agar acara menjadi lebih seru, maka anda bisa meminta masing – masing bridesmaid untuk sekaligus membawa makanan masing – masing sesuai dengan makanan yang disukai oleh calon pengantin. Anyway, bridal shower is not about fancy place or expensive foods, it’s about being together and having fun. Ketika sepasang calon pengantin akan merencanakan sebuah acara pesta pernikahan, maka keputusan terpenting yang harus dibuat oleh calon pengantin dan keluarga mereka adalah siapa – siapa saja yang akan diundang untuk memperoleh kehormatan sebagai tamu undangan dan juga memilih siapa – siapa saja untuk menjadi pengiring pengantin atau dikenal dengan istilah bridesmaid pada hari istimewa tersebut. Berhati – hatilah dalam memilih, karena kesempatan ini hanya berlaku satu kali saja, dimana keberuntungan untuk bisa menjadi seorang pengiring pengantin seperti sebuah amanat yang wajib untuk dijalankan dengan keriangan hati dan tanggung jawab. Misalnya saja anda harus selalu siaga membantu sang calon pengantin dalam hal menyiapkan label nama undangan tamu atau mendampingi mereka ketika salah satu terlihat cemas / kelelahan.

Meskipun yang sebenarnya anda berniat untuk mengajak semua teman – teman dan saudara untuk menjadi pengiring dalam acara pesta pernikahan anda nanti, disarankan untuk sebelumnya memilih 5 orang yang memiliki 5 kriteria di bawah ini :

  1. Ia sulit dihubungi

Jika anda membutuhkan bantuan untuk memilih kain yang tepat buat gaun pengantin atau mengorganisir pesta lajang maka sebaiknya para pengiring pengantin ini siap – siap untuk meluangkan waktu buat merespon semua telepon yang berdatangan, atau mencatat pesan – pesan singkat buat kedua mempelai. Rencana bisa saja akan berantakan jika anda meminta bantuan pada seseorang yang sulit bergaul atau sulit untuk dihubungi dan jarang memberi respon.

  1. Ia memiliki masalah keuangan

Menjadi seorang pengiring pengantin saat ini mengharuskan seseorang untuk bisa mengeluarkan biaya lebih guna menjahit busana pengiring pengantin atau membeli tiket pesawat ke tempat pesta pernikahan digelar seperti di Bali. Jika anda mengetahui ada teman – teman atau saudara yang kesulitan ekonomi, maka minta ia untuk bersedia menjadi tamu kehormatan di acara istimewa anda nanti.

  1. Ia cemburu pada anda

Seorang teman yang rentan merasa cemburu atas berita tentang pertunangan teman – temannya yang lain tak sepatutnya menjadi seorang pengiring pengantin. Jika ia menunjukkan tanda – tanda seperti ini, maka hindari memilih menjadikan ia adalah pengiring pengantin pada acara pesta pernikahan anda nanti. Hindari drama tak berending bagus dan pilihlah orang – orang yang dapat memberikan energi positif untuk anda dan pasangan.

  1. Anda tidak terlalu mengenalnya

Hanya karena mereka adalah sahabat dekat atau sepupu anda, maka jangan merasa wajib untuk menjadikannya sebagai seorang pengiring pengantin. Apabila anda sudah 5 tahun tidak bertemu dengannya maka pengiring pengantin anda haruslah berisikan orang – orang yang mengenal betul kisah cinta dan karakter pribadi anda berdua.

  1. Ia tidak bisa diandalkan

Meskipun jika ia adalah seorang teman baik anda, hindari memberikan tanggung jawab pada seseorang yang kurang bisa diandalkan, selalu terlambat atau kerap mengingkari janji. Anda membutuhkan seseorang yang bisa datang tepat waktu dengan komitmen untuk mampu menyelesaikan tugas seperti membuat buket bunga jika anda meminta mereka untuk membantu.

Pilih Sepatu Yang Tepat Untuk Acara Pesta Pernikahan Outdoor

Kebanyakan pesta – pesta pernikahan tersebut di atas dilakukan di luar ruangan seperti taman bunga yang memang mengharuskan anda untuk mengenakan sepatu yang nyaman dan lebih aman. Hindari mengenakan jenis heels tajam seperti stiletto, jika anda tak ingin tertancap di antara bebatuan atau halaman berumput.

Bagi sebagian wanita, memilih sepatu untuk nyaman dikenakan pada acara – acara ke pesta memang gampang – gampang susah. Apalagi jika pihak penyelenggara pesta membuat aturan khusus yang agak ketat untuk hadir di acaranya. Nah, apabila anda sudah memperoleh undangan pesta pernikahan outdoor, maka persiapkan busana yang tepat dengan disertai sepatu yang dikenakan disesuaikan dengan tempat acara.

Untuk itu, disarankan anda memilih jenis sepatu heels dengan sol yang agak tebal. Selain wedges, kenakan model block heels yang sedang trendi. Bagian solnya yang tebal akan membantu memberikan rasa nyaman saat anda sedang menikmati pesta sekaligus aman dan nyaman dikenakan di rerumputan / halaman bebatuan tanpa takut tertancap.

Yuk, lihat beberapa inspirasi sepatu block heels berikut ini.

1.Kenakan jenis sepatu mules berdetail metalik dengan dress warna navy.

2.Sepatu bergaya klasik seperti model Mary Jane warna merah pas untuk dresscode vintage.

3.Detail ruffles pada sandal mampu memberikan tampilan yang lebih manis serta cocok dikenakan untuk padanan kebaya.

4.Padukan sepatu bermotif embroidery dengan dress hitam yang elegan.

Ini Sejarahnya Mengapa Pengiring Pengantin Wanita Pakai Baju Kompak

Tradisi tersebut di atas di Eropa dan Amerika ternyata memiliki sejarah tersendiri. Wajib ada pengiring pengantin dalam acara – acara pesta pernikahan pertama kali berasal dari era Romawi kuno ketika pesta perayaan pernikahan mulai marak dilakukan di luar gereja dan semakin populer. Pada masa itu, mereka tidak hanya diwajibkan untuk mengenakan busana serupa dengan sesama bridemaids saja namun juga terhadap sang pengantin.

Mereka hadir mengitari altar – altar dengan tampilan yang hampir mirip dengan pasangan pengantin. Tujuannya bukan untuk memberikan dukungan kepada para sahabat dan anggota keluarga terdekat. Para pengiring pengantin yang berpakaian sama seperti pasangan pengantin ternyata dimaksudkan sebagai umpan untuk mengusir setan. Menghadirkan bridesmaid atau pengiring pengantin wanita / laki – laki sudah menjadi tradisi kuno dalam pernikahan ala adat barat. Kebiasaan ini selanjutnya diadopsi oleh pasangan pengantin di Indonesia. Umumnya para bridesmaid di sini memakai baju dengan warna lebih lembut yang sama dengan kedua mempelai sehingga terlihat kompak ketika hari bahagia tersebut tiba.

Zaman dahulu hingga saat ini ternyata para pengantin memiliki persoalan yang sama yaitu dipusingkan dengan biaya mahal terhadap konsep pesta pernikahan yang akan digelar nanti. Di samping itu kedua mempelai kadang – kadang mengkhawatirkan kedatangan roh – roh jahat di hari bahagia mereka. Maka dari itu pengiring pengantin pria dan wanita diwajibkan hadir untuk mampu mengusir setan dari kemarahan. Ancaman akan kedatangan roh – roh jahat mulai luntur di era Victoria dimana para pengiring pengantin pria dan wanita mulai melepaskan protokol dan mengalternatifkan busana seperti busana pengantin. Bahkan beberapa diantara mereka memilih untuk berpakaian lebih rumit daripada menyerupai kedua mempelai itu sendiri. Demi keselamatan pasangan, mereka pada akhirnya bersedia berbusana kompak. Dengan begitu, diharapkan roh – roh jahat akan menghilang sehingga kedua mempelai dapat menguncapkan janji pernikahan.

Baca Juga : Kenapa Anda Menyukai Pizza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pusat Informasi terbaru © 2018 Frontier Theme