Pantai Santolo, Pesona Yang Tersembunyi

Salah satu destinasi tujuan wisata alam di Jawa Barat khususnya di Kota Garut yang saat ini sedang populer di kalangan turis mancanegara adalah Pantai Santolo, dimana pantai ini cukup dikenal di Garut karena pemandangan alam di sekitar pantai yang terlihat alami sehingga cocok dijadikan sebagai daerah tujuan wisata pantai.

Kawasan Pantai Santolo adalah salah satu tempat berkumpulnya para nelayan tradisional di waktu pagi hari buat melaut guna mencari ikan untuk selanjutnya dijual ke pasar – pasar tradisional hingga ke mall – mall terdekat. Tangkapan mereka adalah ikan cumi, kepiting, udang, kerang hijau, kerapu, tongkol dan yang lainnya. Pada waktu tertentu para nelayan tradisional tersebut bisa beruntung mendapatkan ikan tuna dalam jumlah besar yang dijual dengan harga lebih mahal.

Melihat kondisi menarik tersebut di atas, ditunjang oleh kehidupan sederhana dari sekelompok nelayan tradisional yang mendiami rumah – rumah panggung di sepanjang pesisir pantai yang terlihat asri dengan pohon kelapa hijau tumbuh liar di sekitarnya selanjutnya cocok dikembangkan menjadi salah satu daerah tujuan wisata alam buat pengunjung lokal dan turis asing.

Saat ini, Pantai Santolo masih dibilang relatif sepi dari kunjungan para pelancong, tidak seramai pantai – pantai yang ada di kawasan wisata Pulau Bali, menyajikan pemandangan laut yang sangat indah di waktu pagi hari serta biota laut yang bagus dijadikan sebagai objek wisata edukasi bagi kelompok pelajar di seluruh Indonesia ditambah dengan air laut yang terlihat jernih di tengah samudra dengan deburan ombak pantai selatan yang cukup menantang maka cocok dijadikan sebagai objek wisata air bagi turis asing yang gemar berpetualang keliling dunia ala backpacker. Tak jauh dari kawasan wisata pantai ini terdapat juga sebuah stasiun sebagai tempat peluncuran roket milik LAPAN (Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional).

Meskipun Pantai Santolo ini belum sepopuler dan seramai pantai – pantai wisata yang ada di Bali, namun bagi anda yang pertama kali berkunjung ke sini jangan pernah merasa khawatir mengenai fasilitas pendukung yang tersedia layaknya seperti anda sedang berada di kawasan wisata terkenal lainnya di Indonesia seperti hotel atau penginapan di sekitar pantai yang layak huni untuk bermalam atau bisa menumpang tidur di rumah – rumah nelayan tradisional. Harga sewanya sangat terjangkau, sekitar Rp. 100.000,- hingga Rp. 200.000,- per hari. Bagi yang suka suasana alam pedesaan, tersedia penginapan rumah bambu yang letaknya di pinggir pantai dengan dikelilingi oleh taman alami berupa ladang pohon kelapa hijau dan tanaman hias tanpa bunga. Harga non weekend kisaran Rp. 75.000,- sedangkan harga weekend adalah Rp. 100.000,-. Tempatnya lumayan nyaman dan asri dengan kamar mandi di dalam yang bersih, lesehan menghadap pantai, dan tempat tidur berupa spring bed.

 

Pantai Santolo berlokasi di Pamengpeuk, tepatnya di Kecamatan Cikelet sebelah selatan pusat Kota Garut. Jarak pantai ini menuju ke Kota Garut sekitar 80 km dan dapat ditempuh dengan melakukan perjalanan darat kurang lebih 3,5 jam. Selama dalam perjalanan, anda akan dimanjakan dengan pemandangan alam yang menyajikan area persawahan, ladang kacang – kacangan, kebun kelapa, pegunungan dengan hutan kecil yang berudara sejuk serta jalan berkelok – kelok yang di sisi kiri dan jalan terlihat menghijau.

Untuk menuju ke kawasan wisata Pantai Santolo atau Sayang Heulang,  ada beberapa route jalan yang bisa dengan mudah ditempuh untuk memudahkan anda tiba di Pantai Santolo, Garut Jawa Barat, diantaranya adalah :

  • Jalur pertama :  melalui terminal Garut dilanjutkan ke Santolo,
  • Jalur lainnya  adalah :  dengan melewati Cianjur – Cidaun – Rancabuaya – Santolo,
  • Dari Bandung bisa lewat : Rancabali – Naringgul – Cidaun – Rancabuaya – Santolo. atau melalui jalur – jalur alternatif yaitu Pangalengan.

Selain tersedia fasilitas berupa hotel atau penginapan, bagi anda yang gemar makanan laut (seafood), di Pantai Santolo ini mudah ditemukan penjual ikan laut yang diolah dalam beragam cara seperti dibakar, dipanggang atau dibuat seperti sajian Eropa dengan baluran beragam saos khas masakan Mediterania, dijual dengan harga terjangkau. Seperti dijelaskan di atas, komoditi laut yang paling banyak ditemukan di Pantai Santolo adalah tongkol, layur, dan cumi. Jika anda ingin membeli sajian berupa ikan laut dalam kondisi yang masih segar maka disarankan untuk berkunjung pada waktu pagi hari ke tempat pelelangan ikan tak jauh dari kompleks hotel dan penginapan. Selanjutnya bisa membuat acara bakar – bakar ikan laut segar di depan rumah nelayan tradisional yang juga menyediakan warung – warung lesehan tradisional khusus menjual masakan dari ikan laut segar.

Setelah usai melakukan acara sarapan pagi dengan menu besar berupa ikan laut bakar, sambal, kacang goreng, sayur berkuah super pedas atau lalapan segar dengan secangkir kopi pahit yang nikmat, acara liburan anda bisa dilanjutkan ke sebuah muara yang berloaksi di dekat Pantai Santolo, dikenal dengan nama Muara Cilauteureun atau dalam Bahasa  Indonesia berarti air laut yang berhenti mengalir, dari kejauhan terlihat sangat unik dan langka karena pada umumnya air sungai akan mengalir menuju ke laut, lain halnya terhadap air laut yang ada di Muara Cilauteureun ini, air lautnya justru mengalir ke dalam muara di Pulau Santolo.

Hal lainnya yang dapat anda explore dari berkunjung ke Pantai Santolo adalah indahnya air laut yang bening di tengah samudera berwarna biru terang dengan naik perahu nelayan tradisional yang dapat anda lakukan pada waktu pagi hari, penyeberangan seharga Rp. 2.000 per orang menuju sisi bagian kiri dari Pantai Santolo wajib dilakukan karena di sini pinggir pantainya bening, banyak terdapat kerang dan dangkal serta arusnya yang sangat tenang cocok buat berenang.

Oleh – Oleh Khas Garut Yang Wajib Diburu

Masing – masing daerah pastilah memiliki oleh – oleh khas yang unik dan menarik. Maka dari itu setiap kali anda melakukan jalan – jalan buat berlibur atau keperluan lain ke suatu daerah, pastikan di akhir acara anda memburu oleh – oleh yang khas daerah setempat dan jarang tersedia di tempat lain, bisa dinikmati sendiri ataupun untuk diberikan sebagai buah tangan kepada kerabat ataupun teman. Demikian pula halnya saat anda berkunjung ke Kota Garut tersebut di atas, meskipun kotanya tidak terlalu besar namun terdapat banyak objek wisata yang bisa dikunjungi dimana yang paling menonjol di sini untuk dijadukan sebagai oleh – oleh adalah berupa makanan khas warga Garut yang jangan dilewatkan.

Berikut ini kami laporkan hasil perburuan oleh – oleh berupa camilan ringan khas Garut sewaktu anda berkunjung ke sana.

1. Dodol Picnic

Dodol Garut wajib dibawa pulang sebagai oleh – oleh. Ada banyak sekali merk dan jenis dodol Garut yang bisa anda dapatkan dihampir seluruh penjuru Kota Garut hingga daerah Cipanas. Tapi salah satu merk dodol yang cukup terkenal dan sudah ada dari sejak dulu adalah dodol picnic. Selain di toko oleh – oleh biasa, dodol picnic juga bisa dibeli di stand Galeri Dodol Picnic sekaligus anda bisa melihat proses pembuatannya yang sederhana hingga dikemas cantik dalam wadah plastik kedap udara lalu dimasukkan kotak berlabel rumah produksi yang membuat dodol tersebut dalam beragam rasa.

2. Chocodot

Berawal dari ide seorang pria asal Kota Garut, chocodot ini selanjutnya dikenal sebagai salah satu oleh – oleh khas Kota Garut yang berkesan modern. Dengan mengkombinasikan berbagai jenis coklat lokal dan bahan – bahan pelezat lainnya seperti buah kering, kacang – kacangan, serbuk cabai bahkan dodol siap pakai serta selai buah segar, terciptalah puluhan jenis produk chocodot yang menarik untuk anda berikan kepada teman atau sanak saudara sepulang dari liburan dari Kota Garut. Cek info lengkap tentang stand Galeri Chocodot dan alamat lokasinya di internet.

3. Emplod

Dari namanya saja, anda bisa menduga kalau cemilan ini berasal dari Bahasa Sunda. Orang lokal mengenal dengan nama emplod ini endog lewo — artinya adalah telur (dari daerah kampung di Garut, Lewo). Bahannya sangat sederhana, yaitu singkong yang digiling, diperas dan didiamkan dulu sekitar 24 jam. Setelah itu dicampur dengan parutan kelapa dan bumbu – bumbu lainnya kemudian dibentuk menjadi bulat – bulat kecil seperti kelereng untuk selanjutnya digoreng sebelum dihidangkan dengan tambahan berupa saos dari gula aren kental. Penasaran dengan rasa emplod ini ? Cari saja ke toko oleh – oleh terdekat di Garut / Cipanas.

4. Opak

Cemilan yang satu ini menyerupai kerupuk khas Sunda, Jawa Barat. Bahan dasarnya adalah tepung besar yang dicampur dengan bumbu, gula, garam kemudian diberi air sehingga menjadi adonan yang kalis dan lunak. Setelah dibuat lembaran tipis – tipis selanjutnya dijemur hingga kering dan dibakar di atas perapian. Opak yang terkenal di Garut adalah opak bungbulang yang merupakan nama kecamatan dibagian selatan Garut. Pusat penjualan opak terbesar ada di Garut / Cipanas.

5. Ladu

Ladu adalah sajian khas Kota Garut yang sudah dikenal sejak masih kecil dulu. Agak mirip dengan kue dodol tetapi teksturnya sedikit kasar dan tidak sekenyal dodol. Ladu terbuat dari tepung ketan putih yang dicampur dengan gula aren dan kelapa parut. Rasanya manis tapi tidak overly sweet seperti dodol ketan. Tekstur kasarnya membuat ladu enak dikunyah. Di daerah Garut, ladu terkenal berasal dari daerah Malangbong.  Meskipun saat ini jarang dibuat, ladu masih bisa ditemukan pada beberapa toko oleh – oleh di Garut. Ada yang berbentuk batangan atau bentuk segitiga yang dijual kiloan.

6. Rangginang

Seperti diketahui bahwa warga Indonesia sangat suka makan nasi. Dari nasi basah, bubur hingga nasi goreng kering, semuanya bisa dijadikan olahan makanan untuk sarapan pagi atau makan besar. Rangginang terbuat dari beras ketan yang setelah dikukus, diberi bumbu (gurih, pedas, manis atau pedas manis), lalu dibentuk bulat kemudian dijemur selama berhari – hari. Setelah benar – benar kering barulah digoreng garing sehingga hasilnya menjadi cemilan garing kriuk – kriuk. Rangginang di Garut mudah ditemukan pada toko oleh – oleh, ada yang sudah digoreng namun ada juga yang dijual mentah dan harus digoreng sendiri di rumah. Saat ini tersedia rangginang yang berwarna – warni.

7. Nasi Liwet Instan

Apakah anda sudah pernah mencoba gurihnya Nasi Liwet Instan ala rumah makan Pak Asep Stroberi di Kota Garut ? Dijamin anda akan merasa ketagihan mencoba lebih dari sebungkus ! Nasi Liwet Instan khusus diproduksi oleh warga Garut meskipun anda bisa mencoba membuat sendiri di rumah. Ada beberapa merk terkenal dan mudah dicari seperti salah satunya yang paling menonjol adaah dari rumah makan Pak Asep, banyak tersedia di toko oleh – oleh mana saja di Garut / Cipanas.

Selamat berlibur, semoga anda berminat !

Baca Juga : Kue Lontar, “ Pie Susunya ” Orang Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pusat Informasi terbaru © 2018 Frontier Theme