Yuk, Nikmati Serunya Berenang Di Pedalaman Ranah Minang

Apakah Anda memiliki hobi berenang ?

Berenang di kolam renang merupakan sebuah aktifitas yang sudah biasa dilakukan oleh anak – anak ketika mereka liburan. Tetapi bagaimana kalau berenang di tengah belantara Hutan Ranah Minang ? Pertanyaan ini akan terjawab ketika anda secara langsung turut berpetualang di tengah Hutan Gamaran sebagai salah satu objek wisata alam yang cocok dilakukan oleh pelancong ala backpacker.

Hutan tropis di atas berlokasi di Dusun Surantiah, Desa Koto Buruk, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Di dalam hutan yang sepanjang tahun selalu menghijau ini banyak terdapat ikon wisata alam yang populer dengan istilah Nyarai atau dalam Bahasa Minang disebut air terjun. Lokasi Nyarai berjarak 30 menit dari Kota Pariaman.

Sebelum anda memulai sebuah perjalanan, anda harus mampir dulu ke Pos Lubuk Alung. Para wisatawan cukup membayar tiket seharga Rp. 20 ribu saja per orang. Harga ini sudah termasuk biaya parkir dan dipandu oleh seorang pemandu wisata yang berasal dari warga setempat bekerja untuk kawasan wisata tersebut. Tak jauh dari pos, anda akan menjumpai area warung – warung makan tradisional yang khusus menyediakan kebutuhan pokok seperti makanan Nusantara khas warga Ranah Minang dan minuman. Meskipun di sekeliling warung – warung makan tersebut berkesan tradisional tetapi para pelancong dilarang keras sehabis makan atau belanja kudapan ringan dengan membuang sampah sembarangan. Sebab sampah akan merusak pemandangan alam Lubuk Alung yang hingga saat ini masih asri.

Untuk mencapai lokasi wisata anda harus mempersiapkan fisik dan stamina, anda pun diwajibkan untuk membawa perbekalan makanan dan minuman karena jarak yang cukup jauh melalui medan yang berat hingga bisa mencapai lokasi dan menjumpai kompleks warung tradisional yang seadanya saja menjual makanan ringan dan makanan khas warga setempat. Jalan setapak menuju Ngarai adalah sekitar lima kilometer dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki saja seperti anda akan mendaki gunung. Perjalanan ini melewati jalan – jalan setapak di tengah hutan lebat dimana anda sekaligus bisa menikmati agrowisata seperti ladang sayur – mayur, kebun bunga mawar dan bunga melati, kebun anggrek dan yang lainnya. Sepanjang jalan, alam seperti memamerkan keindahannya, ada sungai berair jernih dan batu – batu alami di tengahnya sebagai jembatan untuk menyeberang, dimana hutan ini cocok sebagai rumah dari berbagai spesies hewan langka yang dilindungi dan juga tumbuhan seperti pohon rotan, tanaman paku hias, dan lain sebagainya dengan latarbelakang hawa yang sangat sejuk.

Rute menuju Ngarai dilengkapi oleh rajang atau kayu pengaman agar jalan semakin mudah untuk anda lalui. Pemandu akan memberikan arahan jalur yang akan anda lalui. Salah satu arahan yang disampaikan oleh pemandu wajib anda perhatikan adalah pentingnya melestarikan dan menyelamatkan hutan dari kerusakan.

Wisata hutan tersebut di atas menjadi salah satu objek wisata alam dan edukasi bagi masyarakat atau wisatawan yang tertarik untuk berkunjung ke sana. Setelah dua jam perjalanan, akhirnya wisatawan tiba di Ngarai Lubuk Alung. Nah, tak terasa rasa lelah terbayarkan sudah saat melihat Ngarai dari dekat dengan air terjunnya sebagai pelengkap pesona alam pemandangan ini. Air di dalam sungai masih alami dan belum tercemar oleh kotoran sampah, di sinilah letak keindahan alam Ranah Minang, lalu pengunjung bisa berenang di kolam Ngarai yang airnya sejuk dan jernih.

Ayo ! Siapkan cuti anda dan segera berlibur ke sini..

Baca Juga :  Waspadai Tanaman Hias Beracun Yang Berbahaya Bagi Anak Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pusat Informasi terbaru © 2018 Frontier Theme